Ponpes Salman Al-Farisi Tak Buka Pendaftaran Santriwati Tahun ini

695
.

Pendaftaran santri putra Pondok Pesantren Salman Al-Farisi mulai dibuka. Namun, tidak demikian bagi santri putri. Ponpes Salman Al-Farisi terpaksa tidak bisa membuka pendaftaran santri putri untuk tahun ini. Kabar tersebut disampaikan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Salman Al-Farisi.

Menurut Ustadz Iim -sapaan akrabnya- kebijakan itu diambil setelah mempertimbangkan pembangunan sarana pesantren yang belum memungkinkan. Padahal, sarana bangunan amat dibutuhkan bagi sekitar 80-100 orang santriwati, bila pendaftaran dibuka untuk tahun ajaran 1443-1444 H.  

“Lokasi santri putri sudah tidak muat sehingga tahun ini kita tidak bisa menerima santri putri. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa,” kata Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir, Senin (6/9/2021).

Pihak Yayasan Ponpes Salman Al-Farisi berharap semoga pada tahun depan sudah bisa membuka kembali pendaftaran bagi santriwati.

“Intinya ini kembali kepada kemampuan Yayasan Ponpes Salman Al-Farisi semoga Allah mudahkan dalam setahun ini, sehingga tahun depan bisa membangun sampai pada tahap memungkinkan tempat baru pondok putri ini bisa digunakan para santriwati,” imbuhnya.

Pihak Yayasan Ponpes Salman Al-Farisi menyadari tingginya minat kaum Muslimin yang hendak medaftarkan putri mereka ke pesantren. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk, mereka menanyakan tentang pendaftaran bagi santri putri.

Untuk itu, Yayasan Ponpes Salman Al-Farisi mengajak kaum Muslimin untuk memberikan support baik moril maupun materil, agar pembangunan sarana Komplek Putri Ponpes Salman Al-Farisi bisa segera rampung.

“Kami mohon doa kaum Muslimin semoga Allah Ta’ala mudahkan, sehingga pembangunannya diberi kelancaran, pembiayaannya dimudahkan dengan dibukakan pintu rezeki sehingga kami bisa menyediakan tempat yang sesuai bagi santri putri,” tutupnya.

Mari bantu pembangunan Ponpes Salman Al-Farisi melalui rekening Bank Syariah Mandiri (BSI) 7270008008 atas nama Yayasan Ponpes Salman Al Farisi.