TAKON FIQIH

Hukum memberi reward kepada karyawan orang lain

Assalamualaikum ustadz,
Izin bertanya

Fulan kerja di PT A dibgian operator label, PT A Bekerjasma dg PT B.. PT B sering memberi reward kepada si fulan krna sudah memberi informasi terkait kelayakan produk PT B. Ap hukumnya reward yg di terima sifulan tsb.

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Tidak boleh baginya menerima pemberian dari PT. B kecuali jika ia mendapat izin untuk menerima pemberian tersebut dari PT. A karena ia sudah mendapatkan upah dari tempat ia bekerja jadi apa yang dia ambil seperti suap, kalaulah ia tidak bekerja di bagian yang berkaitan dengan kemaslahatan PT. B tentu PT. B tidak akan memberikan kepadanya sesuatu, dan apa yang diambil tanpa izin masuk pada khianat sebagaimana disebutkan dalam hadits :

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اسْتَعْمَلْنَاهُ عَلَى عَمَلٍ فَرَزَقْنَاهُ رِزْقًا فَمَا أَخَذَ بَعْدَ ذَلِكَ فَهُوَ غُلُولٌ (رواه أبو داود)
Dari Nabi ﷺ beliau bersabda, “Barang siapa yang kami beri jabatan untuk mengurusi suatu pekerjaan, kemudian kami berikan kepadanya suatu pemberian (gaji), maka apa yang ia ambil setelah itu (selain gaji) adalah suatu bentuk pengkhianatan.” (HR. Abu Dawud)

اسْتَعْمَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ الْأَسْدِ يُقَالُ لَهُ ابْنُ اللُّتْبِيَّةِ قَالَ عَمْرٌو وَابْنُ أَبِي عُمَرَ عَلَى الصَّدَقَةِ فَلَمَّا قَدِمَ قَالَ هَذَا لَكُمْ وَهَذَا لِي أُهْدِيَ لِي قَالَ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ وَقَالَ مَا بَالُ عَامِلٍ أَبْعَثُهُ فَيَقُولُ هَذَا لَكُمْ وَهَذَا أُهْدِيَ لِي أَفَلَا قَعَدَ فِي بَيْتِ أَبِيهِ أَوْ فِي بَيْتِ أُمِّهِ حَتَّى يَنْظُرَ أَيُهْدَى إِلَيْهِ أَمْ لَا (رواه مسلم)
“Rasulullah ﷺ memperkerjakan seorang laki-laki dari suku Al Asad bernama Ibnu Luthbiyah -Amru dan Ibnu Abu ‘Umar berkata- untuk mengumpulkan harta sedekat (zakat). Ketika menyetorkan zakat yang dipungutnya, dia berkata, “Zakat ini kuserahkan kepada Anda, dan ini pemberian orang kepadaku.” Abu Humaid berkata, “Rasulullah ﷺ lalu berpidato di atas mimbar, setelah beliau memuji dan menyanjung Allah, beliau sampaikan, “Ada seorang petugas yang aku tugaskan memungut zakat, dia berkata, ‘Zakat ini yang kuberikan (setorkan) kepada Anda, dan ini pemberian orang kepadaku.’ Mengapa dia tidak duduk saja di rumah ibu bapaknya kemudian melihat apakah diberikan hadiah kepadanya atau tidak?.” (HR. Muslim) Wallāhu a’lam

Orang yang salah mengira waktu berbuka atau sahur

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh
Mohon ijin bertanya stasz

Mengapa orang yang makan karena salah mengira waktu sahur dan buka batal puasanya, sedangkan orang yang makan karena lupa tidak batal puasanya?

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Orang puasa yang makan karena lupa tidak batal puasanya, karena ia tidak ingat bahwa ia sedang berpuasa. Sedangkan orang yang salah mengira waktu sahur atau waktu berbuka ia dalam kondisi ingat dan hendak mengerjakan puasa atau sedang mengerjakan puasa, jadi tergambarkan dalam dirinya ibadah puasa yang dikerjakan. Maka ketika mengetahui bahwa waktu tersebut adalah bagian dari waktu puasa dan ia melakukan hal-hal yang membatalkan puasa tersebut maka puasanya batal, dan secara kaidah “tidak dianggap perkiraan sesuatu yang telah jelas salahnya.” Wallāhu a’lam

Hukum leasing

  1. Hukum beli motor/mobil sitaan dari leasing
  2. Hukum kredit leasing

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh.

  1. Membeli motor yang ditarik oleh lessor (penyedia jasa leasing) hukumnya boleh. Karena motor tersebut hakikatnya adalah milik lessor, karena akad yang dibuat antara lessor dengan nasabah adalah akad sewa baru ketika cicilan selesai motor tersebut menjadi milik nasabah entah dengan hibah atau dibeli dengan harga cicilan yang terakhir. maka dalam kondisi nasabah tidak bisa membayar sewa bulanan barang akan ditarik kembali oleh lessor.
  2. Selama kredit menggunakan akad syariah boleh, seperti tidak ada denda keterlambatan bayar dll. Akan tetapi jika akadnya bukan akad syariah seperti ada ketentuan riba maka hukumnya haram. Wallāhu a’lam

Hukum menghadiri walimah non muslim

Assalamualaikum ustadz ijin bertanya .. bagaimana klu kita punya tetangga non muslim lalu dia mengundang kita menghadiri pernikahan anaknya.apa kita wajib datang atau bagaimana?

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Menghadiri undangan walimahan selain orang muslim hukumnya sunnah, sedangkan jika yang mengundang orang muslim hukum menghadirinya wajib. _Wallāhu a’lam

Hukum memperingati kemerdekaaan

Assalamu’alaikum
Afwan ustadz, mohon ijin bertanya

Bagaimana hukum memperingati perayaan kemerdekaan yg setiap tahun diadakan seperti banyak yg kita lihat dimasyarakat dgn berbagai macam jenis perayaan mulai pasang bendera/umbul umbul/lampion lampion/perlombaan perlombaan yg tujuannya untuk memperingati kemerdekaan dll…

Mohon maaf jika pertanyaan saya ada yg salah, karena ketidak Tahuan saya.
Jazzakallahu Khoiron katsiro

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Memperingati kemerdekaan boleh entah dengan hal-hal tersebut atau dengan hal-hal yang lain, selama tidak ada hal-hal yang menjurus kepada perbuatan yang haram. Jadi selama peringatan kemerdakaan tersebut dilakukan dengan cara yang mubah tidak maka hukumnya boleh. Wallāhu a’lam

Hukum safar bagi perempuan

Assalamualaikum…
Ustadz mau tanya apa hukumnya sekelompok wanita( kelompok majelis taklim) safar ditempat yg jauh dengan tujuan silaturahim dan rihlah sampai beberapa hari…mohon pencerahan/bimbingannya

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Seorang wanita tidak boleh safar kecuali bersama mahram atau suami, dalam kondisi seorang perempuan pergi bersama rombongan perempuan lainnya boleh ketika safar tersebut adalah safar wajib seperti haji,tapi jika safar tersebut adalah safar mubah seprti rihlah memang kebanyakan Ulama berpendapat tetap tidak boleh, akan tetapi ada juga sebagian Ulama yang membolehkan sebagaimana disebutkan Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ . Ini yang kemudian dijadikan dasar untuk seorang wanita boleh bersafar bersama rombongan perempuan. Wallāhu a’lam

Tatacara tasyahud

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
‘afwan mau tny ustadz
Bgmn cara duduk tasyahud pd sholat yg tdk ada tasyahud awal nya? Sprti Sholat subuh atau sholat sunah lainnya.
Apakah duduk iftirasy atau duduk tawaruk?

جزاك الله خيرا الجزاء

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Duduk tasyahhud yang langsung diakhiri dengan salam adalah dengan tawarru’ walaupun jumlah tasyahhudnya cuma satu. Wallāhu a’lam

Denda yang ditetapkan

Bismillah…
Afwan izin bertanya ustadz..
Ada tmen saya yg masuk pondok gratis dengan perjanjian salah satinya yaitu jika keluar ditengah jalan/ kabur akan mndapat denda senilai 15 jt.
Dan teman saya baru 1 minggu disana merasa tdk nyaman, tidak betah, kemudian dia kabur, setelah 2 hari kemudian teman saya kmbali ke pondok untuk berpamitan /mengundurkan diri untuk tdk kmbali kepondok trsebut akan tetapi teman saya msh dibebani dgn denda trsebut.
Yg dipertanyakan, apakah denda tersebut termasuk kedzoliman.?
Karena klo mnurut saya baru 1 minggu disana blm dipertengahan jalan.

Jazakumullah khoiron tadz, Barakallahufiikum????????

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Denda yang ditetapkan dalam kondisi salah satu dari kedua belah pihak yang membuat kesepakatan tidak melakukan sebagaimana yang disyaratkan diawal dibolehkan, selama bukan berkaitan dengan keterlambatan membayar hutang. Dalam kasus tersebut bisa jadi lembaga terdampak madharat karena murid yang ditetapkan seharusnya sekian tapi berkurang padalah sudah masuk tahun ajaran baru yang tidak bisa digantikan orang lain, juga penetapan denda tujuannya supaya setiap yang masuk bisa betul-betul bertanggung jawab tidak setiap ia merasa tidak nyaman meminta keluar. Dan selama lembaga tidak terdampak madharat, seperti bisa digantikan orang lain ataupun solusi lain lembaga tidak berhak mengambil apapun. Maka dalam hal ini bisa dikomunikasikan ke lembaga terkait solusi tengahnya, supaya masing-masing tidak terbebani. Wallāhu a’lam

Afdhaliyah shadaqah

Afwan tanya tadz, masalah bersedekahlah dalam keadaan lapang maupun sempit, bagaimana apakah orang yang punya hutang termasuk dalam kondisi sempit, lalu mana dulu yg harus di dahulukan

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Orang yang memiliki hutang dan ingin bersedekah ada beberapa kondisi:

  1. Jika ia bisa mendapatkan uang dari jalur lain untuk membayar hutangnya ketika itu juga pas sudah jatuh tempo atau diwaktu yang akan datang saat sudah jatuh tempo, dalam kondisi ini ia boleh bersedekah bahkan kadang disunnahkan
  2. Bersedekah dengan nilai yang kecil, yang berarti nominal tersebut biasanya tidakk digunakan untuk mencicil hutang, ini juga boleh.
  3. Bersedekah dengan jumlah yang umumnya bisa digunakan untuk mencicil hutang atau tidak ada perkiraan ia dapat dari jalur yang lain padahal sudah jatuh tempo atau belum jatuh tempo tapi mengakibatkan keterlambatan dalam membayar hutang, maka dalam kondisi ini sedekahnya makruh bahkan bisa menjadi haram. Wallāhu a’lam

Hukum mengikuti senam menggunakan musik

Afwan us mau tanya ada janda yg kesehatannya hrs rutin kontrol tiap bln ke puskesmas
Dr puskesmas mengharuskan untuk mengikuti senam rutin yg pakai musik
Janda tersebut sdh beralasan klo hal tsbt tdk dibolehkan menurut syari’at tp tdk bs menerima
Bgmn sebaiknya njih ustadz solusinya

Jawaban

Wa’alaikumussalām Warahmatullāh Wabarakātuh

Bismillāh. Jika Dalam kondisi ia membutuhkan terapi dengan hal tersebut(senam) dan tidak ada jalan atau cara yang lainnya silahkan mendatangi kegiatan tersebut. Wallāhu a’lam