Hadirkan Hati Ketika Berdoa, Allah kan Kabulkan

192
.

Allah ta’ala berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (Al-Mukmin: 60)

Doa adalah ibadah yang banyak dilupakan oleh hamba-hamba Allah. Padahal doa merupakan inti ibadah. Doa, suatu bentuk permintaan pada Allah yang seringkali banyak dilupakan dalam banyak kesempatan.

Kepada siapa kita memohon jika bukan kepada Allah?
Kepada siapa kita akan meminta perlindungan jika bukan kepada Allah?
Dia Pemilik dan Pengatur langit bumi beserta seluruh isinya. Bila ia berfirman: Jadilah, maka terjadilah sesuatu yang dikehendakinya.

Teruslah berdoa dalam banyak kesempatan, karena Umar bin Khaththab radhiyallahu anhu pernah mengajarkan, “Aku berdoa bukan karena ingin dikabulkan, tetapi karena aku memang ingin berdoa. Hanya manakala aku mendapat ilham untuk berdoa, terkabulnya doa itu senantiasa menyertainya.”

Jadi, apabila seseorang sudah terbiasa banyak berdoa niscaya Allah akan mengabulkannya, dengan syarat menghadirkan hati. Yahya bin Muad berkata: “Barangsiapa yang hatinya dihadirkan oleh Allah kala berdoa, doa itu tidak akan ditolak.”

Ibnul Qoyyim berkata: “Apabila hatinya hadir, kebutuhannya benar-benar mendesak, dan pengharapannya tinggi. Hampir dipastikan doa itu tidak akan ditolak.”